“Anda memberi maka anda akan menerima”, ya sesederhana itu memang pola hubungan yang di tawarkan alam semesta ini kepada kita sebagai penghuni diatasnya. Tak terlalu rumit bahkan cenderung sangat sederhana. Namun sayangnya kita kerap melupakan prinsip yang sederhana itu. Kita kerap hanya mengedepankan nafsu untuk ‘mengambil’ tanpa mau memberi kepada alam. Lihatlah betapa banyaknya luka bumi ini akibat ketamakan manusia. Hasil bumi dikeruk tanpa memikirkan dampaknya terhadap lingkungan. Pohon-pohon ditebang digantikan ponggahnya hutan beton. Namun dibalik itu semua, sadarkah kita akan sesuatu yang akan kita terima karena ulah kita itu? Siapkah kita menerima akibat dari setiap kerusakan dan keserakahan yang kita lakukan? Karena sesungguhnya dibalik itu semua bahaya mengintai dengan seksama. Bahaya yang dengan tangan kita sendiri kita membuatnya.
Minggu, 10 Februari 2013
HIKAYAT SEBATANG POHON
“Anda memberi maka anda akan menerima”, ya sesederhana itu memang pola hubungan yang di tawarkan alam semesta ini kepada kita sebagai penghuni diatasnya. Tak terlalu rumit bahkan cenderung sangat sederhana. Namun sayangnya kita kerap melupakan prinsip yang sederhana itu. Kita kerap hanya mengedepankan nafsu untuk ‘mengambil’ tanpa mau memberi kepada alam. Lihatlah betapa banyaknya luka bumi ini akibat ketamakan manusia. Hasil bumi dikeruk tanpa memikirkan dampaknya terhadap lingkungan. Pohon-pohon ditebang digantikan ponggahnya hutan beton. Namun dibalik itu semua, sadarkah kita akan sesuatu yang akan kita terima karena ulah kita itu? Siapkah kita menerima akibat dari setiap kerusakan dan keserakahan yang kita lakukan? Karena sesungguhnya dibalik itu semua bahaya mengintai dengan seksama. Bahaya yang dengan tangan kita sendiri kita membuatnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar