Jumat, 14 Desember 2012


 ARTI SEBUAH FOTO


Sebuah foto berisi beribu macam kenangan yang tersimpan di dalamnya, sebuah foto bisa mengingatkan saya kembali pada apa sebenarnya makna jujur yang terkandung dalam moment yang terekam di dalamnya. Ingatan saya kembali pada kenangan yang terjadi ketika lampu blitz menyala sepersekian detik yang membuat saya bersikap spontan.
Ketika hati saya terasa terbebani oleh berbagai macam masalah yang saya buat, beban hidup yang terasa berat menghimpit, kenangan pahit yang saya lakukan…cobalah tengok foto…dia merupakan penghibur ulung yang mampu memberikan kedamaian dalam hidup saya tanpa banyak bicara. kadang kita bisa tersenyum, kadang saya bisa tertawa, kadang saya malah bisa bersedih dan menitikkan air mata hanya dengan melihat sebuah foto.

Kadang ingatan saya kembali pada suatu kenangan buruk dengan kawan saya, tentang suatu khilaf, silang sengketa, beda pendapat yang meruncing yang mungkin baru saya sadari, ternyata masalah tersebut belum sempat terselesaikan, dan ternyata setelah saya melihat foto barulah saya sadar…ternyata saya perlu untuk menyelesaikannya, bukannya saya lari dari masalah yang saya buat….karena setelah melihat foto saya sadar…bahwa saya adalah manusia biasa yang telah dewasa…..yang nggak hanya bisa lari, menghindar dari masalah..
Selembar foto kadang bisa membuat saya menjadi lebih dewasa, membuat saya menjadi lebih bijaksana, membuat saya menjadi lebih tegar menghadapi hidup yang masih luas terbentang di depan. Selembar Foto bisa membuat saya berpikir tentang kesalahan yang pernah saya buat tanpa menyentil egoisentrisme saya, karena foto adalah gambaran kejujuran.
Ingatan saya  kembali pada suatu siang yang panas terik saya berjalan kelelahan dengan ransel yang tingginya melebihi tinggi punggung saya, ketika saya melihat kawan saya didepan berjalan kepayahan menyandang beban berat di carier-nya, ketika dia hampir jatuh dan saya tolong dia menyangga tubuhnya….
Ingatan saya kembali pada suatu sore ketika ransel mulai saya buka, sendau gurau, saling tawa mengiringi saya merebus air hangat, menikmati secangkir teh panas dan sebatang rokok, setelah lelah mendaki gunung seharian….
Ingatan saya kembali pada suatu malam, ketika bulan bersinar terang, bintang berkerlip, dengan api unggun menyala di depan tenda, duduk merapat dengan 2-6 orang kawan seperjalanan, bernyanyi, menikmati secangkir kopi panas…dan lagi-lagi sebatang rokok yang mengeluarkan asap putih tipis dari ujungnya….betapa hangat rasanya..
Di lain Album.
Ingatansaya  kembali pada ramai dan gilanya ruang kelas ketika jam istirahat. Ketika sang dara melintas di depan kelas, diiringi dengan siulan nakal, panjang dan ramai dari jendela kelas.
Ingatan saya kembali pada betapa polosnya saya, betapa lugunya masa muda saya, betapa pemberaninya saya, betapa bodohnya saya….betapa berharganya masa lalu saya
Selembar foto….ya…hanya dengan selembar foto….seribu kenangan terbentang kembali, melintas di ingatan.
Maka, saya buka lagi album tua saya :D .

Senin, 10 Desember 2012



KARYA YANG HEBAT SEKALIPUN BISA LAHIR DARI GUBUK YANG REOT! TAK PEDULI KEADAAN DAN KETERBATASAN. SEMUANYA KEMBALI PADA DIRI KITA MASING-MASING.